Scan & Get our app!

Get our app!

Download our app and stay connected on the go.

Download app
Logout
Apakah anda yakin mau keluar?

Apa Itu Market Timing di Pasar Saham dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Market timing adalah strategi fleksibel yang dapat diterapkan untuk investasi jangka panjang maupun jangka pendek. Strategi ini dapat bersifat bearish ataupun bullish. Gagasan utamanya adalah membuat perkiraan tentang harga sekuritas di masa depan pada periode tertentu. Trader terutama mengandalkan keyakinan masing-masing tentang arah pergerakan harga.

None

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari lebih lanjut strategi market timing saham beserta potensi kelebihan dan kekurangannya.

Definisi Market Timing di Pasar Saham

Jadi, apa itu market timing? Sederhananya, ini adalah pendekatan yang mengandalkan prediksi seseorang tentang arah pergerakan harga selanjutnya. Saat membuat perkiraan, trader umumnya mempertimbangkan periode tertentu dan memperkirakan apakah harga akan bergerak di bawah atau di atas level yang diprediksi.

Dengan kata lain, strategi ini mengandalkan sentimen yang didasarkan pada berbagai gagasan, perkiraan, dan keyakinan pribadi trader. Perkiraan tersebut dapat didukung oleh data historis harga atau berbagai pola grafik harga. Keunggulan utama strategi ini adalah dapat diterapkan pada hampir semua sekuritas. Meski market timing saham merupakan salah satu pendekatan paling populer, sebagian orang juga dapat menggunakan obligasi, logam mulia, atau properti sebagai instrumen investasi utama.

Kondisi trading terbaik di industri
Bonus deposit
hingga 200% Bonus deposit 
hingga 200%
Spread
mulai dari 0 pip Spread 
mulai dari 0 pip
Salinan penghargaan
Platform trading Salinan penghargaan
Platform trading
Bergabung sekarang juga

Apakah Strategi Market Timing Berisiko?

Strategi market timing dianggap berisiko. Di satu sisi, jika diterapkan dengan benar, strategi ini dapat menghasilkan keuntungan besar. Namun, sangat sulit untuk mengulangi keberhasilan yang sama dengan strategi ini. Dengan kata lain, strategi ini mungkin bukan pilihan yang tepat untuk membangun dan mengembangkan kekayaan secara konsisten.

Bagaimana Cara Kerja Market Timing?

Metode ini dapat digunakan dengan berbagai cara, tergantung pada perkiraan Anda. Seperti disebutkan sebelumnya, strategi ini dapat diterapkan untuk investasi jangka panjang maupun jangka pendek. Selain itu, strategi ini dapat bersifat bearish ataupun bullish, bergantung pada prediksi dan tindakan Anda selanjutnya.

Jenis-Jenis Strategi Market Timing

Sebagai contoh, Anda mengincar saham yang saat ini diperdagangkan pada harga $50. Anda memperkirakan harganya akan turun menjadi $48 pada akhir minggu. Karena itu, Anda mungkin ingin melakukan short atau membeli opsi put yang berlaku hingga hari Jumat. Apa pun pilihan Anda, Anda akan mengambil posisi bearish dengan memperkirakan harga akan turun dan berharap mendapat keuntungan dari posisi short pada saham tersebut. Namun, jika prediksi Anda salah dan harganya naik, Anda akan mengalami kerugian.

Sebaliknya, strategi market timing bullish didasarkan pada perkiraan bahwa harga akan naik. Dengan kata lain, Anda mungkin akan mengambil posisi long atau membeli opsi yang berlaku hingga hari ketika harga saham diperkirakan naik. Jika ingin memanfaatkan sentimen tersebut sebaik-baiknya, Anda dapat menggunakan utang margin, tetapi risikonya adalah kehilangan lebih banyak uang daripada yang Anda investasikan.

Cara lain menggunakan strategi market timing adalah melakukan short pada saham karena khawatir pasar akan segera ambruk.  Strategi ini dapat digunakan saat seseorang memperkirakan akan terbentuk gelembung aset. Kekurangannya, sangat sulit menentukan tanggal pasti pasar akan ambruk, sehingga peluang untuk meraih keuntungan besar pun kecil. Namun, jika berhasil, seseorang dapat membeli kembali saham pada harga yang jauh lebih rendah.

Pendekatan sistematis adalah kebalikan dari market timing. Alih-alih menebak pergerakan harga, trader menggunakan alat berbasis rumus dan umumnya mengabaikan harga aset. Tujuan utamanya adalah membeli aset dalam jumlah yang sama secara berkala, terlepas dari perubahan nilai saham.

Kesimpulan

Strategi market timing dapat menghasilkan keuntungan, tetapi juga berisiko. Kekurangan utamanya adalah trader hanya dapat mengandalkan asumsi pribadi, dengan sedikit cara untuk mendukung prediksi menggunakan data historis dan pola grafik tertentu. Namun, jika Anda sangat mahir menentukan waktu yang tepat dan memprediksi pergerakan harga, pendekatan ini pasti akan berhasil. Jika tidak, sebaiknya coba metode trading yang lain.

Materi ini tidak memuat dan tidak boleh ditafsirkan sebagai memuat nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Sebelum mengambil keputusan investasi, Anda sebaiknya meminta saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda memahami risikonya.