Scan & Get our app!

Get our app!

Download our app and stay connected on the go.

Download app
Logout
Apakah anda yakin mau keluar?

Cara Trading dengan Pola Bullish Flag

Jika Anda menggunakan analisis teknikal dan indikator untuk trading yang aman dan menguntungkan, pola bullish flag tentu layak Anda miliki dalam strategi trading. Bullish flag umumnya dikaitkan dengan pergerakan harga yang tajam. Karena itu, pola ini dapat memberikan peluang trading yang luar biasa, meskipun strateginya juga bisa cukup berisiko. Semuanya bergantung pada keterampilan dan pengalaman trader, serta alat tambahan yang digunakan.

None

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan pola bullish. Kami akan membahas cara sederhana untuk mengenalinya dan menggunakannya bersama taktik trading bullish Anda.

Penjelasan Pola Bullish Flag

Apa itu bullish flag? Istilah ini menunjukkan bahwa pola tersebut berkaitan dengan harga aset dalam tren naik. Yang dimaksud dengan tren naik adalah tren yang sangat kuat. Pola ini disebut "bullish flag" karena bentuknya memang menyerupai bendera saat Anda berhasil mengenalinya pada grafik trading.

Untuk memahami cara kerja bullish flag, berikut beberapa ciri dasar yang akan memperjelasnya:

  • Tiang terbentuk ketika harga saham bergerak naik tajam disertai volume relatif yang tinggi.
  • Bendera terbentuk ketika harga saham berkonsolidasi di puncak tiang dengan volume yang sedikit lebih rendah.
  • Saham melanjutkan tren dengan menembus fase konsolidasi dan kembali mencatat volume relatif yang lebih tinggi.

Berdasarkan hal-hal di atas, jelas bahwa pola ini terutama berkaitan dengan strategi trading momentum. Kabar baiknya, trader dapat menerapkannya dalam berbagai timeframe. Misalnya, sebagian trader momentum cenderung menggunakan pola bullish flag pada timeframe 2 atau 5 menit sebagai pilihan terbaik untuk melakukan scalping pada pergerakan harga saham.

Trader swing juga dapat memanfaatkan pola bullish flag dan menggunakannya pada grafik trading harian.

Kondisi trading terbaik di industri
Bonus deposit
hingga 200% Bonus deposit 
hingga 200%
Spread
mulai dari 0 pip Spread 
mulai dari 0 pip
Salinan penghargaan
Platform trading Salinan penghargaan
Platform trading
Bergabung sekarang juga

Langkah-langkah mengidentifikasi pola bullish flag

Sebagian pemula mungkin kesulitan mengidentifikasi pola ini pada grafik trading. Tantangan utamanya adalah pola bullish flag terdiri dari beberapa komponen dasar. Agar trading dengan pola ini menguntungkan, Anda harus mengidentifikasi setiap komponennya dengan tepat. Selain itu, Anda juga perlu memahami karakteristiknya.

Jadi, untuk berhasil trading dengan pola bullish flag, trader perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Tiang flag juga dikenal sebagai tren naik sebelumnya.
  2. Pola bullish flag itu sendiri.
  3. Kedalaman retracement. Biasanya, retracement tidak boleh lebih dalam dari 38% tren awal. Jika mencapai 50% atau lebih, pola tersebut bukan bullish flag.
  4. Breakout flag.
  5. Harga yang lebih tinggi dengan panjang dan ukuran yang sama dengan tiang flag.

Setelah mempelajari cara mengidentifikasi setiap komponen yang disebutkan di atas, Anda siap menggunakan pola bullish flag dalam strategi trading.

Cara trading dengan pola bullish flag

Meski mengidentifikasi pola ini mungkin terasa agak rumit, trading dengannya jauh lebih mudah, bahkan bagi pemula. Anda dapat menggunakan berbagai perangkat lunak dan alat trading, seperti pemindai. Alat tersebut bisa gratis atau berbayar. Tidak masalah, karena algoritmenya selalu sama.

Yang perlu Anda lakukan adalah memantau volume saham yang sedang naik. Volume merupakan faktor utama yang mengonfirmasi sebagian besar pergerakan. Selain itu, volume dapat memberi sinyal breakout yang berpotensi mendukung keberhasilan trading.

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah garis menurun yang dapat Anda ikuti hingga titik breakout tercapai. Garis ini membentuk bagian atas pola bullish flag. Garis tersebut dapat terlihat jelas di atas pola, menghubungkan pergerakan-pergerakan yang sebelumnya tertahan sebelum akhirnya harga menembusnya.

Meskipun pola ini mungkin memiliki keunggulan statistik, Anda tetap perlu berhati-hati. Artinya, Anda perlu menentukan titik exit terbaik. Jadi, trader bertanggung jawab mengidentifikasi titik pada grafik saat setup tidak lagi valid.

Anda dapat menggunakan dua cara berbeda untuk menerapkan strategi trading ini:

  1. Cara pertama adalah memasang stop loss di bawah area konsolidasi aset.
  2. Cara kedua adalah menggunakan moving average 20 hari sebagai acuan lain untuk memasang stop loss. Posisi akan ditutup ketika harga bergerak turun hingga berada di bawah moving average tersebut.

MTrading memungkinkan Anda trading dengan strategi apa pun. Uji strategi Anda di akun demo kami yang gratis atau mulai trading live — kami menyediakan salah satu kondisi trading terbaik di pasar.

Apakah pola bullish flag aman untuk trading?

Strategi apa pun dapat menghasilkan keuntungan atau berisiko, bergantung pada pendekatan trader. Satu-satunya cara untuk berhasil trading dengan pola bullish flag adalah mengenali setiap komponennya. Jika semua komponen tersebut terlihat pada chart, strategi ini tidak hanya aman, tetapi juga menguntungkan.

Kelebihan:

  • Cocok untuk semua aset dan jenis pasar keuangan.
  • Memudahkan Anda menentukan level entry dan limit.

Kekurangan:

  • Trader pemula mungkin merasa pola ini agak rumit.

Perlu diperhatikan juga. Pola bullish flag menawarkan rasio risiko-imbalan yang baik.

Materi ini tidak memuat dan tidak boleh ditafsirkan sebagai memuat nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Sebelum mengambil keputusan investasi, Anda sebaiknya meminta saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda memahami risikonya.