Scan & Get our app!

Get our app!

Download our app and stay connected on the go.

Download app
Logout
Apakah anda yakin mau keluar?

Menyiapkan Strategi Trading Order Flow

Menggunakan order flow untuk day trading cocok bagi trader tingkat lanjut. Meski konsepnya tidak serumit kelihatannya, strategi ini membutuhkan pengetahuan mendalam tentang jenis-jenis order serta pemahaman tentang bagaimana dan mengapa pasar keuangan bergerak.

None

Kebanyakan pemula cenderung melakukan trading secara “buta” tanpa memahami bagaimana pasar bergerak atau mengapa order berhenti. Strategi trading order flow merupakan teknik yang jarang diketahui dan terutama digunakan oleh trader profesional. Strategi ini dapat digunakan sebagai strategi mandiri untuk day trading. Namun, strategi ini tidak cocok untuk strategi jangka panjang, karena trading Anda terutama mengandalkan analisis fundamental, analisis teknikal, dan indikator.

Alasan Utama Menggunakan Taktik Trading Order Flow

Seperti yang disebutkan sebelumnya, memahami konsep order flow memberikan keuntungan tambahan bagi day trader. Anda akan mendapatkan akses ke sejumlah manfaat tambahan yang biasanya tidak dimiliki pemula. Manfaat tersebut meliputi:

  • Memahami pergerakan pasar.
  • Mengidentifikasi zona support dan resistance yang penting.
  • Menentukan titik entry dan exit pasar secara akurat.
  • Mengambil keputusan lebih cepat dibandingkan kebanyakan trader yang mengandalkan chart.
  • Mengidentifikasi likuiditas saat pasar tampak tidak memilikinya.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan cara kerja strategi trading order flow dan apa saja yang Anda perlukan untuk memulainya. Namun, sebelumnya, kita perlu memahami konsep dasarnya secara mendalam.

Cara kerja trading order flow

Strategi ini menggunakan berbagai jenis order saat trading di berbagai jenis pasar. Setiap jenis order memberikan informasi tertentu. Menggunakan semuanya secara bersamaan akan memberikan gambaran pasar yang mendalam dari berbagai sudut pandang. Jadi, hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mempelajari jenis-jenis order utama:

  • Market order terbagi menjadi dua kategori: market-buy dan market-sell. Order dieksekusi saat trader benar-benar membeli atau menjual aset. Hal utama yang perlu diperhatikan adalah kemampuan market order untuk menggerakkan harga dan memengaruhi limit order. Misalnya, jika Anda melihat terlalu banyak market-buy, artinya pasar saat itu beroperasi tanpa sell limit.
  • Limit order — sekali lagi, di sini ada buy limit dan sell limit, yang juga dikenal sebagai Ask dan Bid. Order ini menunggu hingga market order langsung mengeksekusinya. Limit order juga dapat bertahan sangat lama atau bahkan selamanya jika tidak ada yang menjual atau membeli aset di area pasar tertentu.
  • Stop order — tidak seperti dua jenis order sebelumnya, stop-buy dan stop-sell tidak ditampilkan di order book. Ini wajar karena trader menggunakannya untuk mengelola risiko, sehingga tidak adil jika order tersebut dibagikan. Di sisi lain, stop order dapat langsung berubah menjadi market order setelah terpicu oleh harga aset.
Kondisi trading terbaik di industri
Bonus deposit
hingga 200% Bonus deposit 
hingga 200%
Spread
mulai dari 0 pip Spread 
mulai dari 0 pip
Salinan penghargaan
Platform trading Salinan penghargaan
Platform trading
Bergabung sekarang juga

Memahami jenis-jenis order dan konsep strategi trading order flow akan membantu Anda melihat likuiditas. Anda akan melihat volume sell limit dan buy limit. Ini memberikan fleksibilitas lebih, karena trader dapat memilih pasar tertentu dengan likuiditas yang cukup untuk meraih keuntungan besar bahkan hanya dengan satu kontrak. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengidentifikasi kondisi dan karakteristik pasar terbaik.

Kapan menggunakan strategi trading order flow

Strategi ini cocok untuk instrumen keuangan atau pasar apa pun. Biasanya, trader menggunakannya saat memilih futures dan saham. Namun, tingkat likuiditas dapat berbeda-beda meskipun instrumen keuangannya sama, terutama pada futures minyak. Apa pun yang Anda lakukan, hindari pasar dengan volatilitas rendah dan jangan pernah menggunakan strategi ini untuk trading jangka panjang.

Instrumen keuangan yang cocok untuk strategi trading order flow meliputi:

  • Saham;
  • Futures (minyak, indeks, komoditas, emas, perak, dan lainnya).

Pasar dengan likuiditas tinggi yang cocok untuk trading order flow:

  1. Emas.
  2. Minyak.
  3. Forex
  4. Obligasi.
  5. S&P500, Euro Stoxx 50.

Hal-hal yang Anda perlukan untuk memulai trading order flow

Bagian tersulit adalah menghasilkan data yang diperlukan. Anda memerlukan software khusus dan beberapa alat lain agar prosesnya berjalan lancar.

Langkah pertama adalah memilih broker tepercaya dan membuka akun. Selanjutnya, Anda memerlukan data feed. Biasanya, data ini disediakan oleh broker pilihan Anda. Sebagai contoh, MTrading menyediakan analisis teknikal harian, analisis dan berita yang membantu Anda mengidentifikasi pasar dengan likuiditas tertinggi.

Sebaiknya gunakan data feed internal dari broker. Jika Anda memutuskan untuk membuatnya secara terpisah, Anda harus membayar biaya tambahan. Beberapa trader memilih layanan khusus seperti CQG atau Rithmic. Kekurangan utamanya adalah layanan-layanan tersebut menggunakan model berlangganan dengan tagihan bulanan. Jika Anda menggunakan software order flow terpisah, Anda perlu menghubungkannya ke akun broker. Terakhir, pastikan saldo Anda mencukupi. Jika tidak, tambahkan dana ke saldo lalu mulai trading.

Materi ini tidak memuat dan tidak boleh ditafsirkan sebagai memuat nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Sebelum mengambil keputusan investasi, Anda sebaiknya meminta saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda memahami risikonya.