Scan & Get our app!

Get our app!

Download our app and stay connected on the go.

Download app
Logout
Apakah anda yakin mau keluar?

Penjelasan Strategi Dollar-Cost Averaging

Strategi dollar-cost averaging memungkinkan Anda berinvestasi dengan jumlah lebih kecil pada aset sekaligus meminimalkan risiko kerugian. Dengan kata lain, Anda berpeluang mengurangi jumlah modal yang diinvestasikan pada aset-aset pilihan selama periode tertentu, biasanya satu tahun. Gagasan di balik dollar-cost averaging adalah membeli aset dalam jumlah lebih kecil secara berkala, terlepas dari harganya, alih-alih membeli saham pada harga tertentu.

None

Dalam artikel ini, kita akan mencoba mengetahui apakah strategi ini berhasil dengan melihat contoh dollar-cost averaging. Tujuan utamanya adalah memeriksa apakah strategi ini benar-benar membantu mengurangi biaya investasi dan meningkatkan imbal hasil dalam jangka panjang.

Cara Kerja Strategi Dollar-Cost Averaging

Strategi ini paling efektif saat berinvestasi pada saham, reksa dana, atau ETF. Sebagian investor biasanya menggunakan satu efek untuk berinvestasi pada waktu tertentu. Namun, konsep dollar-cost averaging mengasumsikan bahwa Anda membagi modal menjadi beberapa bagian yang sama, lalu menggunakannya secara bertahap untuk membeli efek dalam jumlah lebih kecil pada interval yang telah ditentukan, terlepas dari nilainya. Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko membayar terlalu mahal sebelum harga turun.

Metode ini didasarkan pada gagasan bahwa harga tidak pernah bergerak ke satu arah saja. Dengan membeli lebih banyak efek dalam jangka waktu tertentu, Anda dapat mengurangi risiko membayar harga di atas rata-rata dalam jangka panjang berkat pembelian yang dilakukan berkali-kali. Selain itu, dengan strategi dollar-cost averaging, Anda dapat terus menginvestasikan modal secara konsisten. Hal ini merupakan faktor penting dalam investasi jangka panjang yang sukses.

Strategi ini menjadi sangat populer di kalangan peserta program 401(k). Metode ini sangat cocok jika Anda sudah memiliki rencana pensiun. Jika demikian, mungkin saja Anda sudah menggunakan strategi dollar-cost averaging tanpa menyadarinya.

Kondisi trading terbaik di industri
Bonus deposit
hingga 200% Bonus deposit 
hingga 200%
Spread
mulai dari 0 pip Spread 
mulai dari 0 pip
Salinan penghargaan
Platform trading Salinan penghargaan
Platform trading
Bergabung sekarang juga

Contoh Dollar-Cost Averaging

Seperti yang telah kami jelaskan, saat menjalankan strategi ini, Anda perlu mengesampingkan emosi, menyusun rencana pembelian, lalu membeli aset dalam jumlah kecil yang sama secara rutin sesuai jadwal, terlepas dari harganya. Idealnya, strategi ini akan membuat Anda membeli lebih banyak saat harga saham turun dan lebih sedikit saat harganya naik.

Misalnya, Anda berniat menginvestasikan $1,200 ke reksa dana yang mendasarinya pada tahun depan. Ada dua pilihan utama:

  1. Pilihan pertama adalah menginvestasikan seluruh modal sekaligus pada awal tahun berikutnya.
  2. Pilihan kedua adalah mengeluarkan $100 setiap bulan untuk membeli instrumen yang dituju dalam jumlah lebih kecil.

Pilihan kedua memungkinkan Anda membagi seluruh modal menjadi 12 bagian yang sama. Dengan demikian, pada tahun berikutnya, Anda mungkin memiliki lebih banyak aset dibandingkan jika menggunakan metode pertama, yaitu membeli semua aset sekaligus dengan seluruh modal.

Siapa yang Dapat Memanfaatkan Strategi Dollar-Cost Averaging?

Pendekatan ini mungkin cocok jika Anda:

  • Baru memulai perjalanan investasi dan belum memiliki modal yang cukup besar untuk berinvestasi.
  • Tidak ingin melakukan riset pasar atau melakukan analisis teknikal.
  • Ingin menyusun rencana pensiun yang efektif melalui akun IRA atau 401(k).
  • Tidak ingin menempatkan seluruh investasi Anda di pasar yang sedang turun.

Jika salah satu kondisi berikut berlaku bagi Anda, kemungkinan besar metode dollar-cost averaging tidak cocok untuk Anda:

  • Anda memiliki modal investasi yang sangat besar.
  • Anda memilih reksa dana dengan setoran awal minimum atau batas minimum untuk masuk yang lebih tinggi.
  • Anda senang melakukan riset pasar dan menikmati aspek teknikal trading.
  • Anda adalah seorang day trader.

Kesimpulan

Dari sudut pandang praktis, strategi dollar-cost averaging memberi Anda kesempatan untuk mulai berinvestasi dengan modal yang lebih kecil. Strategi ini merupakan solusi yang tepat bagi mereka yang tidak memiliki banyak uang untuk diinvestasikan sekaligus. Selain itu, strategi ini memudahkan Anda mempertahankan aset saat pasar mengalami penurunan, yang bisa terasa mengkhawatirkan, terutama bagi pemula. Namun, strategi ini tidak akan menguntungkan jika Anda memutuskan untuk melepas seluruh investasi saat pasar sedang turun.

Materi ini tidak memuat dan tidak boleh ditafsirkan sebagai memuat nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Sebelum mengambil keputusan investasi, Anda sebaiknya meminta saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda memahami risikonya.