Scan & Get our app!
Get our app!
Download our app and stay connected on the go.
Scan & Get our app!
Scan QR-code to download our app and stay connected on the go.
Berbagai jenis strategi range trading semakin populer di kalangan trader pemula yang mencari teknik dan pendekatan lebih fleksibel untuk memperoleh keuntungan maksimal. Pendekatan ini merupakan teknik intraday. Karena itu, teknik ini sering digunakan oleh day trader.

Istilah “strategi range trading” mungkin terdengar membingungkan bagi pemula, tetapi sebenarnya pendekatan ini cukup berbeda untuk diterapkan, apa pun latar belakang keuangan Anda. Dalam artikel ini, kami akan mengulas secara terperinci tiga jenis utama strategi range trading dan menjelaskan apa itu range trading di Forex.
Ini adalah teknik trading harian yang mengandalkan identifikasi mata uang yang oversold atau overbought. Periode support (oversold) merupakan waktu terbaik bagi trader range untuk membuka posisi buy, lalu menjual saat pasar berada dalam periode resistance (overbought).
Keunggulan utama strategi range trading adalah strategi ini dapat diterapkan kapan saja. Tidak ada batasan periode, sehingga strategi ini menjadi salah satu teknik paling efektif untuk digunakan di pasar Forex. Namun, strategi ini kemungkinan tidak sesuai bagi investor jangka panjang karena kinerjanya sangat lemah saat pasar sedang mengalami tren.



Untuk menjadi trader range yang sukses, Anda perlu memiliki pemahaman yang kuat, serta kesabaran dan disiplin. Pemula umumnya menggunakan tiga strategi trading utama, yaitu range persegi panjang, diagonal, dan lanjutan. Mari kita bahas setiap jenisnya lebih lanjut.
Mereka yang memilih strategi ini terutama akan menghadapi pergerakan harga yang horizontal dan sideways. Biasanya, pergerakan ini terjadi di antara level support dan resistance. Saat bergerak, harga pasangan mata uang membentuk pola persegi di antara garis resistance bawah dan atas. Keunggulan utamanya adalah pola range persegi mudah dikenali, bahkan tanpa menggunakan indikator teknikal khusus.
Sebagai bentuk khusus dari kanal harga, range diagonal merupakan pola grafik Forex yang umum dan banyak digunakan. Inti dari jenis ini adalah kemampuan harga untuk bergerak naik atau turun melalui kanal tren yang miring. Saat trading dalam range diagonal, Anda dapat mengamati harga yang semakin menyempit, melebar, atau bahkan membentuk pola persegi.
Dalam range lanjutan, berbagai pola grafik dapat terbentuk, termasuk flag, pennant, wedge, dan sebagainya. Intinya, pola ini terbentuk di dalam tren, sehingga strategi ini dapat digunakan untuk trading breakout maupun range.
Jika Anda memutuskan untuk menggunakan salah satu jenis strategi range trading yang disebutkan di atas, Anda perlu memahami berbagai jenis range serta taktik di balik masing-masing jenis agar mendapatkan gambaran yang lengkap. Selain itu, jangan lupa mempelajari cara mengidentifikasi tren. Anda juga perlu menggunakan beberapa alat manajemen risiko. Ingat, range trading hanyalah salah satu dari banyak pendekatan. Jangan menganggapnya sebagai wilayah tanpa aturan di Forex, dan selalu lakukan trading dengan bijak.
Materi ini tidak memuat dan tidak boleh ditafsirkan sebagai memuat nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Sebelum mengambil keputusan investasi, Anda sebaiknya meminta saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda memahami risikonya.