
USDJPY memulai pekan trading dalam tekanan bearish, di dalam pola grafik rising wedge yang telah terbentuk selama dua bulan. Meski pasangan Yen ini mengakhiri tren naik selama empat minggu pada pekan lalu, pergerakannya belum mengonfirmasi pola rising wedge dan juga belum berhasil menembus support SMA 200. Namun, kondisi RSI dan MACD, ditambah kegagalan harga menembus resistance terdekat di SMA 50, membuat para penjual tetap berharap. Karena itu, para penjual menunggu penembusan tegas ke bawah garis bawah pola wedge tersebut, yang berada di dekat 148.30 saat berita ini ditulis, serta penembusan support SMA 200 di sekitar 147.70 untuk memperkuat tekanan. Perlu dicatat, level terendah bulanan di sekitar 147.30 dapat menjadi pertahanan terakhir bagi pembeli pasangan ini sebelum target teoretis dari penembusan rising wedge, di sekitar level 140.00, mulai terlihat.
Sebaliknya, pembeli pasangan USDJPY perlu menembus ke atas 50-SMA, yang terakhir berada di sekitar 149,20, untuk kembali mengendalikan pergerakan. Meski demikian, level psikologis 150,00 dapat menguji kekuatan bull pada pasangan Yen. Setelah itu, puncak terbaru di sekitar 150,20 dan garis atas wedge di dekat 150,80 akan menguji momentum kenaikan sebelum mengarahkan pembeli menuju level tertinggi tahunan sebelumnya di sekitar 152,00.
Secara keseluruhan, pasangan USDJPY menggoda para penjual, tetapi penembusan ke bawah level 147,30 diperlukan untuk mengonfirmasi pergerakan bearish.