
GBPUSD mencatat tren turun selama tiga minggu dan ditutup di bawah DMA 50, serta garis support naik yang telah bertahan selama delapan bulan. Sinyal bearish MACD yang muncul bersamaan dengan penembusan tersebut mendukung para penjual, sementara RSI (14) berada di bawah 50,00. Hal ini menunjukkan bahwa pihak bullish kurang memiliki keyakinan. Akibatnya, garis support yang menanjak sejak Oktober 2022, di sekitar 1.2260 saat artikel ini ditulis, menjadi level penting bagi para penjual. Jika harga tetap bearish di bawah 1.2260, pasangan Cable dapat turun ke support DMA 200 di sekitar 1.1980. Setelah itu, level terendah tahun ini di sekitar 1.1800 akan menjadi rintangan terakhir yang harus ditembus para penjual sebelum menguasai pasar.
Di sisi lain, 50-DMA dan garis support sebelumnya yang disebutkan, masing-masing di sekitar 1.2435 dan 1.2500, dapat menghambat pemulihan terbaru pasangan GBPUSD. Jika pasangan ini bertahan menguat di atas 1.2500, level tertinggi April di sekitar 1.2525 dan puncak bulanan di 1.2680 dapat menarik minat buyer. Perlu dicatat, jika Pound Sterling naik melewati 1.2680, harganya berpotensi mencapai level psikologis 1.3000.
Secara keseluruhan, GBPUSD kemungkinan kembali masuk radar bear setelah absen selama dua bulan, tetapi perlu menembus garis support utama untuk meyakinkan para penjual.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!